Oposisi sebagai Prasyarat Demokrasi: Analisis Teoretis terhadap Fungsi Pengawasan dan Ancaman terhadap Sistem Perwakilan di Indonesia Pasca-Pemilu 2024
Oleh: Dedi Sumardi Sumber Gambar: https://suaraislam.id/koalisi-atau-oposisi/2/ Abstrak Artikel ini menganalisis peran oposisi dalam sistem demokrasi perwakilan berdasarkan landasan teori politik klasik dan kontemporer, serta mengkaji dinamika fungsi oposisi dalam konteks politik Indonesia pasca-Pemilu 2024. Melalui pendekatan kualitatif berupa studi literatur dan analisis dokumen kebijakan, penelitian ini menunjukkan bahwa oposisi bukanlah elemen opsional, melainkan prasyarat struktural bagi kelangsungan demokrasi yang sehat. Temuan menunjukkan bahwa konfigurasi koalisi pemerintah dikenal sebagai “Koalisi Indonesia Maju Plus” (KIM Plus) yang menguasai lebih dari 80% kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), berpotensi memengaruhi intensitas pelaksanaan fungsi pengawasan, legislasi, dan representasi parlemen. Dalam kondisi tersebut, risiko democratic backsliding dapat meningkat apabila tidak terdapat mekanisme penyeimbang yang efektif. Artikel ini juga mengidentifikasi sejumlah k...
.jpg)





